Tuesday, June 9, 2015

Pendahuluan 4 : Pengenalan HTML dan PHP

1. Perbedaan GET dan POST  :

  • GET
      Metode lain selain POST. Data yang dikirim melalui metode ini berbeda dengan POST, yaitu tidak trransparan dan bersifat komkret (terlihat) oleh orang lain, itu dikarenakan penggunaan metode ini pada saat data dikirimkan, data tersebut dapat dilihat melalui URL pada address bar dimana variabel itu dinamakan dengan URL variabel parameter.
Sintaks penggunaan method GET adalah sebagai berikut :
<form action = index.php method = GET>
  • POST
      Salah satu metode untuk mengoleksi data lewat form kemudian mengirimkannya ke server. Dengan mengirimkannya ke server, orang lain tidak dapat melihat data tersebut. Kecuali apabila kita sendiri yang memanggilnya (menggunakan echo).
Sintaks dari penggunaan method POST adalah sebagai berikut :
<form action = index.php method = POST>

Jadi intinya, perbedaan antara kedua method tersebut terletak pada cara penyimpanan data dan informasinya.

2. Struktur Pendeklarasian Pemrograman PHP.
     Dalam pemrograman PHP atau pemrograman apapun, kita perlu memahami yang namanya variabel. Variabel merupakan perintah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan data sementara. Artinya data yang disimpan dalam variabel akan menghilang setelah program selesai dieksekusi.
  • Deklarasi Variabel
Untuk dapat menggunakan variabel, maka variabel tersebut harus dideklarasikan terlebih dahulu. Pendeklarasian variabel di PHP yang benar adalah sebagai berikut :
  1. Diawali dengan karakter $
  2. Diikuti oleh huruf alphabet sebagai karakter pertama atau karakter under score ( _ ).
  3. Karakter kedua dan selanjutnya bisa merupakan kombinasasi huruf alphabet, numeric atau under score ( _ ).
  4. Untuk pendeklarasian pada karakter kedua, tidak boleh ada spasi setelah karakter pertama.
Contoh :
$Nama
$NBI
$Alamat_ke_1
  • Inisialisasi Variabel
Proses pengisian nilai awal kepada sebuah variabel. Proses Inisialisasi sederhana adalah menggunakan assigment ( = ).
Contoh :
$FirtsName = "Muhammad";
$LastName = "Suma";

3.  Fungsi Prosedur INSERT, UPDATE dan DELETE :

  • INSERT
Memungkinan pengguna untuk menyisipkan baris ke dalam tabel. 
contoh :

<?php.
$nbi = $_POST['nbi'];
$nama = mysql_real_escape_string($_POST['nama'];
$gender = $_POST['gender'];
$kelas = $_POST['kelas'];
mysql_query("INSERT into mahasiswa (NBI, Nama, Gender, Kelas)
VALUE('$nbi', '$nama','$gender', '$kelas')");
?>
  • UPDATE
Memungkinkan pengguna untuk meng-update data dalam tabel.
Contoh :

<?
mysql_query("UPDATE mahasiswa set kelas = 'multimedia' where NBI = '461103579");
?>
  • DELETE
Menghapus data (satu baris atau lebih) jika 'where' yang digunakan adalah spesifik dan tentu akan menghapus semua data di tabel jika tidak ditambahkan where.
Contoh :

<?php
mysql_query ("DELETE from mahasiswa where NBI = '461103460");
mysql_query ("DELETE from mahasiswa where kelas = 'B. Inggris");
?>


4. Fungsi XAMPP
XAMPP berfungsi sebagai server offline yang berdiri sendiri (seringkali disebut sebagai localhost). XAMPP  terdiri dari beberapa program antara lain : Apache HTTP Server, MYSQL Database, PHP, dan Pearl. XAMPP juga berfungsi sebagai penghubung suatu database.

5. Cara membuat Table pada SQL  :
CREATE TABLE table_nama (column_name_column_type);

contoh  :
tutorials_tbl<
tutorial_id INT NOT NULL AUTO_INCREEMNT.
tutorial_title VARCHAR (100) NOT NULL.
tutorial_author VARCHAR (40) NOT NULL
Submission_table DATE
PRIMARY KEY (tutorial_id)
);










No comments:

Post a Comment